BREAST AUGMENTATION

Breast Augmentation merupakan bentuk pembedahan yang dilakukan untuk mengisi kekurangan massa payudara. Hal ini murni untuk kepentingan estetika. Breast Augmentation dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu pemasangan silikon gel/padat dan proses fat grafting. Silikon yang digunakan pada Breast Augmentation terdiri atas silikon tekstur dan non tekstur. Beda halnya dengan pemasangan silikon, proses fat grafting dilakukan murni berdasarkan pengambilan pada lemak bagian tubuh lainnya untuk digunakan sebagai massa buatan pada payudara.

 

Pemberian silikon gel dan fat grafting tergolong proses yang aman. Pada beberapa kasus,  hasil dari fat grating cenderung akan lebih tidak memuaskan pasien, dibanding silikon gel yang mampu bertahan seumur hidup. Lemak fat grafting yang diletakkan pada payudara dapat berkurang sesuai dengan kondisi lemak pada tubuh pasien. Proses diet yang berlebihan adalah salah satu faktor yang dapat membuat lemak pada bagian tubuh, termasuk payudara, semakin berkurang meski telah melalui proses fat grafting.

 

Seseorang dinyatakan aman melakukan Breast Augmentation jika dirinya telah melewati serangkaian pemeriksaan medis. USG payudara, tes darah, foto rontgen, hingga mamografi wajib dilakukan oleh pasien implan payudara. Seorang wanita yang memiliki atau berpotensi mengalami kanker payudara sangat tidak disarankan untuk melakukan proses pembedahan payudara, karena proses pemasangan implan harus dalam keadaan yang steril dari berbagai penyakit.

Reservasi
Reservasi
Share This